Mengawal Pemilu,
Memperkuat Demokrasi
Tentang KPP DEM
Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) merupakan perkumpulan wartawan yang aktif meliput isu-isu kepemiluan. Organisasi ini didirikan pada 27 November 2022 di Malang, Jawa Timur.
KPP DEM berinisiatif untuk terus mengembangkan kompetensi pewarta Indonesia dalam isu kepemiluan, sekaligus memperluas jejaring melalui berbagai terobosan dan kolaborasi dengan beragam pemangku kepentingan.
Sebagai wadah bagi para wartawan, KPP DEM menyadari bahwa kerja jurnalistik telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan bangsa dan negara. Melalui jurnalisme pula, keterbukaan informasi mengenai situasi sosial, politik, dan dinamika pemilu dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat Indonesia. Mengingat pentingnya peran jurnalistik, KPP DEM berkomitmen untuk mengawal penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan pada setiap tahapannya, mulai dari pra-pelaksanaan hingga seluruh proses selesai.
Dalam menjalankan komitmen tersebut, KPP DEM menjunjung tinggi UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta seluruh peraturan perundang-undangan terkait sebagai wujud peranannya sebagai pilar keempat demokrasi. Sebagai organisasi resmi, KPP DEM telah berpayung hukum sesuai Akta Notaris Nomor 02 tanggal 03 November 2025 dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Nomor AHU-0008158.AH.01.07.Tahun 2025.
Program KPP DEM
KOLABORASI
KPP DEM membangun ruang kerja kolaboratif bagi semua stakeholder untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas, memperkuat jejaring, serta mendorong informasi publik yang akurat dan berimbang.
RUANG SINEMA
Program ini fokus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap informasi digital, termasuk cara mengenali hoaks, keamanan data pribadi, serta etika bermedia di ruang online.
FORUM DISKUSI
KPP DEM rutin menyelenggarakan dialog publik, webinar, dan forum lintas sektor untuk membahas isu-isu pemilu, demokrasi, kebebasan pers, serta tantangan media saat ini.
PENDIDIKAN PEMILIH
Menghadirkan edukasi pemilu yang mudah dipahami, netral, dan inklusif bagi pemilih muda maupun umum, mulai dari memahami proses pemilu, hak pemilih, hingga pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi.
